KONSEP AZAB DALAM AL-QUR’AN DAN RELEVANSINYA DENGAN PENDIDIKAN ISLAM (ANALISIS TAFSIR AL-SYA’RAWI)

Eri Riski Akbar, Ema Sulastri, Hamdi Yusliani, Muhammad Fadhillah, Lia Fitria

Abstract


Artikel ini mengkaji konsep azab dalam Al-Qur’an dengan menitikberatkan pada analisis Tafsir Al-Sya‘rawi karya Muhammad Mutawalli Al-Sya‘rawi serta relevansinya dalam perspektif pendidikan Islam. Penelitian ini bertujuan untuk memahami makna, sifat, dan fungsi azab, serta dampak pengetahuan tentang azab terhadap pembentukan karakter dan kesadaran moral manusia. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif berbasis studi pustaka dengan pendekatan tafsir tematik (maudhu‘i), melalui penelusuran lafaz ʿazāb menggunakan Al-Mu‘jam al-Mufahras li Alfāẓ al-Qur’ān al-Karīm. Hasil kajian menunjukkan bahwa menurut Al-Sya‘rawi, azab tidak semata-mata bermakna hukuman, tetapi juga berfungsi sebagai peringatan dan sarana edukatif yang bertujuan membangkitkan kesadaran iman serta tanggung jawab moral manusia. Dalam konteks pendidikan, pengetahuan tentang azab memiliki dampak positif dalam membentuk disiplin spiritual, regulasi diri, dan pencegahan perilaku menyimpang, namun berpotensi menimbulkan dampak negatif apabila disampaikan secara tidak proporsional dan tanpa keseimbangan dengan nilai rahmat. Oleh karena itu, artikel ini menegaskan pentingnya pendekatan targhīb–tarhīb yang seimbang dalam pendidikan Islam agar konsep azab dapat berkontribusi secara konstruktif dan humanis dalam pembentukan karakter peserta didik.

Keywords


Azab, Al-Qur’an, Tafsir Al-Sya‘rawi, Tafsir Tematik, Pendidikan Islam

Full Text:

PDF

References


‘Abd al-Bāqī, M. F. (t.t.). Al-Mu‘jam al-Mufahras li Alfāẓ al-Qur’ān al-Karīm. Kairo: Dār al-Kutub al-Miṣriyyah.

Abdillah. (2021). Penafsiran Ayat-Ayat Laknat Dan Musibah Menurut Syekh Muhammad Mutawalli Al-Sya’rawi Dalam Tafsir Al-Sya’rawi.(Thesis: UIN Sunan

Gunung Djati), Bandung

Al-Adduh, S. N. (2008). Mi’ah Mimman La‘anahumulahu Wa Rasuluhu, solo: Wacana Ilmiah Press.

Al-Ghazālī. (t.t.). Iḥyā’ ‘Ulūm al-Dīn. Beirut: Dār al-Fikr.

Al-Rāzī, Fakhr al-Dīn. (2000). Mafātīḥ al-Ghayb (Tafsīr al-Kabīr). Beirut: Dār Iḥyā’ al-Turāth al-‘Arabī,

Al-Sya‘rawi, Muḥammad Mutawalli. (1998).Tafsīr al-Sya‘rawī. Kairo: Akhbār al-Yaum.

Ardiansyah, S. (2021). Penafsiran Al-Sya’rawi Terhadap Ayat-Ayat yang Berkaitan dengan Al-Nafs. Jurnal Iman dan Spiritualitas, 1(4), 511-532

Ardiansyah, S. (2021). Penafsiran Al-Sya’rawi Terhadap Ayat-Ayat yang Berkaitan dengan Al-Nafs. Jurnal Iman dan Spiritualitas, 1(4), 511-532

Fuad, M. R. (2022). Sifat Azab Menurut Tafsir Al-Munir, (Skripsi, Institut Perguruan Tinggi Ilmu Al-Qur’an) Jakarta

Gunawan. (2024). Makna Al-‘Afwu dalam Tafsir Asy-Sya’rawi. Jurnal Ilmu-Ilmu AlQur’an 5 (1) 64-76.

Ibnu Katsir, Ismā‘īl ibn ‘Umar. (1999). Tafsīr al-Qur’ān al-‘Aẓīm. Beirut: Dār al-Fikr

Pasya, H. (2017). Studi Metodologi Tafsir Asy-Sya’rawi. Jurnal Studi Quran, 1(2), 145-160

Pulungan, N. H., Hayati, N., & Jamaluddin, M. B. (2025). Targhib dan tarhib dalam Kitab Al-Targhīb wal-Tarhīb karya Imam al-Mundzirī sebagai strategi motivasi pendidikan. Wahyain: Journal of Quranic Sociology and Hadith, 1(2), 29-41.

Rodiah. (2010). Studi Al-Qur’an Metode Dan Konsep Yogyakarta: Elsaq Press.

Shihab, M. Q. ( 2004). Tafsir Maudhu’i atas berbagai Persoalan Umat, Jakarta: Penerbit Mizan.

Shihab, M. Quraish. (2009). Tafsir al-Misbah. Jakarta: Lentera Hati.

Shihab, Q. (1992). Membumikan Al-Quran, Cet. XV. Bandung: Mizan.

Syahid, M. (2012). Tafsir Al-Sya'rawi,tinjauan biografis dan metodologis, jurnal Al Qalam 29(2). 191-214.




DOI: https://doi.org/10.37598/al-fathanah.v5i2,%20Oktober.2643

Refbacks

  • There are currently no refbacks.