MEMBANGUN LITERASI MEDIA DIGITAL UNTUK PENDIDIKAN AGAMA YANG BERKUALITAS

Rondi Irawan, Abdul Wahid Idrus, Rosnidarwati Rosnidarwati, Sri Andayani, Muhammad Riza Muarrif

Abstract


Dalam era digital yang terus berkembang, literasi media digital menjadi keterampilan penting dalam dunia pendidikan, termasuk pendidikan agama. Artikel ini mengkaji konsep dan implementasi literasi media digital dalam pendidikan agama untuk meningkatkan kualitas dan relevansi pembelajaran. Literasi media digital tidak hanya berkaitan dengan kemampuan mengakses informasi, tetapi juga mencakup keterampilan menganalisis, mengevaluasi, dan menggunakan informasi keagamaan secara kritis dan bertanggung jawab. Pemanfaatan teknologi dan platform digital memungkinkan pembelajaran agama disajikan secara lebih interaktif dan mudah diakses. Namun, maraknya penyebaran informasi keagamaan yang tidak valid dan hoaks di media sosial menuntut penguatan kemampuan berpikir kritis pada pendidik dan peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi pustaka (library research). Data diperoleh dari buku, artikel jurnal nasional dan internasional, serta dokumen kebijakan yang relevan dengan literasi digital dan pendidikan agama. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan pendekatan analisis kritis. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi literasi media digital dalam kurikulum pendidikan agama mampu meningkatkan efektivitas pembelajaran, memperkuat pemahaman keagamaan yang moderat, serta menumbuhkan sikap selektif dan bertanggung jawab dalam mengonsumsi informasi digital. Artikel ini juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara lembaga pendidikan, pemerintah, dan organisasi keagamaan dalam menciptakan ekosistem pembelajaran digital yang aman, berkualitas, dan bermartabat. Dengan demikian, penguatan literasi media digital diharapkan dapat menjadikan pendidikan agama lebih adaptif terhadap perkembangan zaman sekaligus berkontribusi dalam penguatan nilai-nilai spiritual dan moral generasi muda.

Keywords


literasi media digital, pembelajaran digital, nilai spiritual, era digital.

Full Text:

PDF

References


Ahmad Muflihin dan Toha Makhshun, Peran Guru Pendidikan Agama Islam dalam Meningkatkan Literasi Digital Siswa sebagai Kecakapan Abad 21, TADIBUNA: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 3.1 (2020), 91103 (hal. 100101).

Budiyono, A. (2019). Ruang Lingkup Teknologi Pendidikan. 15, 6474.

Fajriana, A. W., Aliyah, M. A., Exciting, P., & Learning, M. (2019). Tantangan Guru Dalam Meningkatan Mutu. 2, 246265.

Harususilo, Y. E. (2019). FLS 2019: Saatnya Penguatan Literasi Tingkat Tinggi dan Digital!

Kompas.Com. https://edukasi.kompas.com/read/2019/07/26/19163511/fls-2019-

saatnyapenguatan-literasi-tingkat-tinggi-dan-digital?page=all#page2

Hasibuan, N. (2016). Pengembangan Pendidikan Islam Dengan Implikasi Teknologi Pendidikan. Fitrah: Jurnal Kajian Ilmu-Ilmu Keislaman, 1(2), 189.

Hutapea, E. (2019). Dapatkah Internet Jadi Solusi Meningkatkan Literasi Indonesia?

Sari, M., & Asmendri. (2018). Penelitian Kepustakaan (Library Research) dalam Penelitian Pendidikan IPA. Penelitian Kepustakaan (Library Research) Dalam Penelitian Pendidikan IPA, 2(1), 15.

Wahidin, U. (2018). Implementasi Literasi Media Dalam Proses Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Dan Budi Pekerti. Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam, 7(02), 229. https://doi.org/10.30868/ei.v7i2.284




DOI: https://doi.org/10.37598/al-fathanah.v5i2,%20Oktober.2611

Refbacks

  • There are currently no refbacks.