KONSEP SEMIOTIKA ROLAND BARTHES DAN APLIKASINYA TERHADAP KAJIAN AL-QURAN
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemikiran Roland Barthes tentang semiotika. Kajian ini dapat dianggap menarik karena semiotika Barthes tidak hanya mencoba untuk memahami tentang tanda-tanda, melainkan juga mencoba untuk menemukan dan memahami keterkaitannya dengan mitos yang beredar di tengah masyarakat. Hasilnya, Barthes memperkenalkan teori semiotikanya yang dikenal dengan two order of significations (dua tatanan signifikasi). Tananan pertama ada signifikasi yang disebut sebagai denotasi. Sementara tatanan kedua melibatkan signifikasi yang dikenal dengan konotasi. Tatanan yang kedua inilah yang karena pengaruh sosial kultural pada akhirnya menjelma menjadi sebuah mitos
Keywords
Signifikasi, Denotasi, Konotasi, Mitos
Full Text:
PDFReferences
Allen, G. (2003) Roland Barthes. New York: Routledge.
Al-Ashfahany, R. (-). Al-Mufradat fi Gharib al-Quran. Mekkah: Maktabah al-Baz
Fiske, J. (2004). Cultural and Communication Studies. Yogyakarta: Jalasutra.
Herwinarko, S. A. (2019). Roland Barthes: Kesenangan Teks, Terjemahan. Yogyakarta: Circa. Manzhur, I. (1999). Lisan al-‘Arab. Mesir: Darul Ma’arif.
Mulyaden, A. (2021). Kajian Semiotika Roland Barthes terhadap Simbol Perempuan dalam Al-Qur’an. Hanifiyya: Jurnal Studi Agama-Agama, 4(2), 139-154
Sobur. (2004). Semiotika Komunikasi. Bandung: Rosda Karya.
DOI: https://doi.org/10.37598/al-fathanah.v3i1,%20April.1809
Refbacks
- There are currently no refbacks.