STRATEGI PEMASARAN PRODUK GADAI PEGADAIAN SYARIAH UPS GAMPONG MULIA BANDA ACEH

Cut Fitriani, Lisa Arisma, Saiful Saiful

Abstract


Pegadaian Syariah merupakan salah satu lembaga yang bergerak di bidang jasa keuangan syariah dan saat ini mengalami perkembangan yang cukup signifikan sebagai bagian dari sistem keuangan Islam. Segmen pasar yang menjadi fokus utama lembaga ini adalah masyarakat yang membutuhkan akses pendanaan secara cepat untuk memenuhi berbagai kebutuhan ekonomi. Pada hakikatnya, manusia sebagai makhluk sosial tidak dapat terlepas dari aktivitas ekonomi yang berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan hidup sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pemasaran produk gadai serta upaya yang dilakukan dalam mempertahankan jumlah nasabah pada Pegadaian Syariah UPS Gampong Mulia Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan sumber data yang diperoleh melalui penelitian lapangan (field research), sedangkan pendekatan yang digunakan adalah fenomenologi kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran produk gadai yang diterapkan oleh Pegadaian Syariah UPS Gampong Mulia Banda Aceh mencakup empat unsur dalam bauran pemasaran, yaitu strategi produk, strategi harga, strategi tempat (place), dan strategi promosi. Adapun upaya yang dilakukan dalam mempertahankan jumlah nasabah adalah dengan memberikan pelayanan yang berkualitas dan berorientasi pada kepuasan nasabah. Pegadaian Syariah UPS Gampong Mulia berupaya memberikan pelayanan yang optimal kepada setiap nasabah karena pelayanan yang kurang memuaskan dapat menyebabkan berkurangnya minat nasabah untuk kembali menggunakan layanan yang tersedia. Pada dasarnya, masyarakat tidak hanya mempertimbangkan kualitas produk yang ditawarkan, tetapi juga menilai kualitas pelayanan yang diberikan oleh petugas yang terlibat dalam proses operasional Pegadaian Syariah UPS Gampong Mulia. Keunggulan yang dimiliki Pegadaian Syariah UPS Gampong Mulia antara lain posisinya sebagai market leader, persyaratan administrasi yang mudah dipenuhi, jenis barang jaminan yang lebih kompetitif, serta persentase pinjaman berdasarkan nilai taksiran yang relatif lebih tinggi. Di sisi lain, beberapa kendala yang masih dihadapi meliputi keterbatasan kapasitas tempat penyimpanan dan jumlah sumber daya manusia yang masih terbatas.

Keywords


Strategi Pemasaran, Produk Pegadaian, Pegadaian Syariah

Full Text:

PDF

References


A. Buku

Bungin. B. 2001. Metodologi Penelitian Kualitatif-Aktualisasi Metodologis ke Arah Ragam Varian Kontemporer. PT Rajagrafindo Persada: Jakarta.

Departemen Pendidikan Nasional, Kamus Besar Bahasa Indonesia Pusat Bahasa(Ed. Ke-4; Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama, 2013).

Hasan, M. Ali. Berbagai Macam Transaksi dalam Islam, (Fiqh Muamalat).

Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 2004.

Hendra, Teguh dan Ronny. A Rusli. Manajemen Pemasaran: Analisis, Perencanaan, Implementasi dan Kontrol. Jakarta: PT. Prenhallindo, 1997.

Kartajaya, Hermawan dan Sula, M. Syakir. Syariah Marketing. Bandung: Mizan, 2006.

Kotler, Philip. Manajemen Pemasaran (Analisis, Perencanaan, Implementasi, dan Pengendalian). Jakarta: FEUI, 1993.

Kotler, Philip. Marketing. Jakarta: Erlangga, 2004.

Stanton, William J. Prinsip-prinsip Pemasaran. Jakarta: Erlangga, 2004. Tjiptono, Fandy. Strategi Pemasaran. Yogyakarta: Andi Press, 2001.

Moleong, Lexy J. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosda Karya, 2002

Al-Mashur Bissayyiri Al-Bakri, Al-Alamah Abi Bakri. Kitab Ia‟Natut Tholibin, Beirut: Daarul Fikr, 2004. Juz 3

Furchan, Ali. Pengantar Metode Penelitian Kualitatif. Surabaya: Usaha Nasional, 1992

Al-Qur‟an Al-Karim

Al-Bukhari. Shahih Bukhari. Beirut: Maktabah Ashriyah, 1997

Wasito, Hermawan. Pengantar Metodologi Penelitian. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama, 1993

Sukandarrumidi, Metodologi Penelitian (Petunjuk Praktis untuk Peneliti Pemula).

Yogyakarta: UGM Press, 2004




DOI: https://doi.org/10.37598/jeips.v6i1.2719

Refbacks

  • There are currently no refbacks.