ANALISIS PERBANDINGAN NPM DAN ROA PADA PERKEBUNAN KELAPA SAWIT BUMN DAN SWASTA DI INDONESIA
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kinerja keuangan perusahaan perkebunan kelapa sawit milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan perusahaan swasta di Indonesia dengan menggunakan rasio keuangan Net Profit Margin (NPM) dan Return on Assets (ROA) pada periode 2022–2023. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling, sehingga diperoleh 12 perusahaan perkebunan kelapa sawit BUMN dan 14 perusahaan swasta sebagai sampel. Analisis data dilakukan dengan pendekatan kuantitatif deskriptif dan komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan swasta memiliki kinerja keuangan yang lebih baik dibandingkan BUMN, baik dari sisi NPM maupun ROA selama periode 2022 dan 2023. Pada perusahaan BUMN, rata-rata NPM dari kedua periode tersebut sebesar 6,4%. Sebaliknya, perusahaan swasta memiliki rata-rata NPM yang lebih tinggi yaitu sebesar 10,4%. Dari sisi ROA, BUMN mencatat rata-rata yang lebih rendah pada dua tahun tersebut yaitu sebesar 2,4 %, sedangkan perusahaan swasta mencatat rata-rata yang lebih tinggi dan relatif stabil yaitu sebesar 6,6%. Temuan ini mengindikasikan bahwa perusahaan swasta lebih efisien dalam menghasilkan laba dan memanfaatkan aset dibandingkan BUMN. Namun, kedua kelompok perusahaan masih berada di bawah standar ideal industri, sehingga diperlukan perbaikan struktur biaya, inovasi operasional, dan tata kelola yang lebih efektif untuk meningkatkan kinerja keuangan di masa depan.
Kata Kunci: Net Profit Margin; Return on Assets; Perkebunan Kelapa Sawit.
Full Text:
PDFDOI: https://doi.org/10.37598/jam.v15i2.2565
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Indexed by :