ADAPTASI ALAT UKUR LITERASI KESEHATAN PADA MAHASISWA ANGKATAN PERTAMA UNIVERSITAS ANDALAS PADANG TAHUN 2019

Yessy Fitriani, Wa Ode Arin Sri Andriani, Yoslien Sopamena, Yulita Sirinti, Dien Anshari

Abstract


Latar Belakang: Literasi kesehatan adalah kemampuan seseorang untuk mendapatkan, memproses dan memahami informasi serta pelayanan kesehatan dasar yang diperlukan untuk mengambil keputusan yang tepat mengenai kesehatan. Penelitian mengenai bagaimana literasi kesehatan berkaitan dengan status kesehatan seseorang masih belum banyak dilakukan di Indonesia, terutama karena belum adanya instrumen yang layak untuk mengukur tingkat literasi kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengadaptasi versi singkat dari instrumen Health Literacy Scale yang dikembangkan di Uni Eropa (HLS-EU-Q16) agar dapat digunakan untuk kelompok usia remaja akhir dan dewasa muda di Sumatera Barat. Metode: Penelitian kualitatif ini mengambil data melalui wawancara kognitif dengan 10 mahasiswa tingkat pertama di Universitas Andalas, Sumatera Barat yang direkrut secara purposif pada Juni 2019. Panduan wawancara dikembangkan dari 16 pertanyaan dalam instrumen HLS-EU-Q16 yang telah diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia. Hasil: Secara umum informan banyak yang kurang paham dengan penggunaan frasa yang baku (seperti “mengambil keputusanâ€, “membutuhkan pemeriksaan kesehatan†dan “menilai mana perilaku sehari-hari†serta informan mengakui kesulitan memahami kosa kata “dokter lain atau second opinionâ€). Kesimpulan: Instrumen HLSE-EU-Q16 dapat digunakan untuk kalangan usia remaja akhir dan dewasa muda dengan penyesuaian pada pilihan frasa yang lebih mudah dipahami.

Full Text:

PDF

References


Balitbangkes, Indeks Pembangunan Kesehatan Masyarakat 2018, Jakarta: Balitbangkes; 2018.

BPS, Statistik Pemuda Indonesia 2017, Jakarta: BPS; 2017.

BPS, Profil Statistik Kesehatan 2019, Jakarta: BPS; 2019.

Jones, C. A., Mawani, S., King, K. M., Allu, S. O., Smith, M., Mohan, S., and Campbell, N. R. C., Tackling Health Literacy: Adaptation Of Public Hypertension Educational Materials for an Indo-Asian Population in Canada, BMC Public Health; 2011, Vol. 11, p.p. 1471–2458.

Kaaffah, S., Gambaran Literasi Kesehatan Mahasiswa Program Sarjana Reguler Tingkat Pertama Angkatan 2017 Universitas Indonesia Tahun 2018; 2018.

Keenan, J. et al., Health Literacy the Gap Between Physicians and Patients; 2005, Vol. 72, No. 3, p.p. 463–468.

Santosa, K. S. et al., Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Tingkat Kemelekan Pasien di Klinik Kedokteran Keluarga Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Kiara 2012, Universitas Indonesia; 2012.

Sørensen, K. et al., Measuring Health Literacy in Populations: Illuminating the Design and Development Process of the European Health Literacy Survey Questionnaire ( HLS-EU-Q ); 2013.

Storms, H. et al., Measuring Health Literacy Among Low Literate People : an Exploratory Feasibility Study with the HLS-EU Questionnaire, BMC Public Health; 2017, p.p. 1–10, doi: 10.1186/s12889-017-4391-8.

Zhonghua Yi Xue Za. Z., Health Literacy: an Important Issue for Communicating Health Information to Patients, PubMed; 2001, Vol. 64, No. 11.




DOI: https://doi.org/10.37598/jukema.v6i1.802

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Editorial Office
JUKEMA (Jurnal Kesehatan Masyarakat Aceh)
Pusat Kajian dan Penelitian Kesehatan Masyarakat (PKPKM)
Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Aceh 
Jln. Kampus Muhammadiyah No. 91, Batoh, Lueng Bata, Banda Aceh, Aceh, Indonesia
Email: jurnal.jukema@unmuha.ac.id